Review Komang, Cinta Sederhana yang Sarat Makna
Reskia Ekasari - Jumat, 4 April 2025 10:01 WIBLebaran tahun ini terasa berbeda, terutama karena ada banyak pilihan tontonan bioskop yang tersedia. “Komang” jadi kisah drama romansa yang kisah nyata berasal dari Raim Laode.
Film ini, akan membawa kita pada perjalanan kisah dua insan dari latar belakang budaya dan agama yang berbeda.
Cerita, sinematografi, akting, hingga pesan yang akan tersampaikan dalam film ini begitu menarik untuk diulik lebih dalam.
Alur dan Cerita yang Sederhana tapi Segar
Film ini memang menghadirkan narasi yang sederhana yakni kisah cinta beda agama.
Tapi, pendekatannya begitu segar lantaran terasa tetap bermakna meskipun dinamika hubungannya lebih sederhana.
Selain itu, porsi antara kedua karakter utamanya yakni Raim, sebagai Muslim dan Komang, seorang Hindu, sangat mengajarkan pesan toleransi.
Bukan seperti ceramah-ceramah, tapi terkesan lebih natural dan tidak menggurui.
Dari segi penceritaan, penulis naskahnya yakni Evelyn Afnilia cukup berhasil menyarikan kisah perjalanan Raim Laode yang berani mendekati dan akhirnya menikah dengan wanita impiannya, Komang.
Hanya saja, untuk bagian akhir film terasa seperti cukup tergesa-gesa dalam menyelesaikan konflik yang hadir.
Tapi ini wajar karena kisahnya, tema, dan latarnya memang cukup kompleks. Dalam film ini ada tema mulai dari cinta beda keyakinan, karier, sampai dengan dinamika keluarga.
Akhirnya tak heran jika konklusi dari filmnya memang kurang mendalam dan masih bisa eksplorasi lebih lanjut.
Penyutradaraan yang Manis dan Natural
Melihat dari aspek penyutradaraan film Komang, Naya Anindita bisa mengemas film ini dengan baik.
Dialog-dialog yang hadir, terasa sangat terasa manis dan juga natural. Hal ini sekaligus membuat kedekatan emosional antar karakter jadi terasa sangat dekat. Bahkan, juga terasa hangat buat penonton.
Tak jarang, banyak yang tersenyum sendiri saat menonton berbagai obrolan dan adegan yang memberikan nuansa atau rasa saat pertama kali jatuh cinta.
Keindahan Kota Baubau Jadi Keunggulan dari Film Ini
Ada hal lain yang juga menarik dari Komang, terutama dari aspek sinematografinya. Di film ini, aspek sinematografinya berhasil menangkap seperti apa keindahan dari Kota Baubau.
Hampir semua lanskap seperti pantai, panorama alam, dan juga pemukiman warga tersaji dengan visual yang cukup memanjakan mata. Hal ini akhirnya bisa memperkuat atmosfer lokal yang sangat khas.
Makin menarik lagi karena sinematografinya semakin terasa saat ada ritual dari dua agama berbeda.
Selain menampilkan kedalaman narasi, ini juga memberikan pengalaman menonton yang khas. Jadi, pesan-pesan soal toleransi sangat tersampaikan dengan baik.
Soundtracknya Berhasil Menghidupkan Suasana
Selain sinematografi, soundtrack yang ada dalam film Komang juga jadi elemen yang semakin menguatkan suasana ketika menonton.
Penempatan lagu-lagu milik Raim Laode terasa sangat pas dan mampu membangun romansa yang hangat dan menguatkan makna dari semua adegan.
Film ini sangat menarik untuk mengisi libur Lebaran kamu. Saksikan di bioskop terdekat!